bias keindahan dalam imaji
mengiris hati bak gergaji
bias keindahan dalam nyata
melahirkan kebusukan dalam kata
berdansa dalam sakit tanpa aku
tiada kerapuhan dalam diri
sial tiada henti membuat kelu, bisu, beku, batu.
Ya
diam.
hanya diam tanpa bermuram
tanpa kata hanya terbata
tanpa arus hanya mengelus
nista sebuah hati menguak sontak diri

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Void
Life « Default
Earth
Wind
Water
Fire
Light 
diam, saat hati dan logika menjadi satu 'p