Maaf, tiada lagi maaf untukmu

 

bias keindahan dalam imaji
mengiris hati bak gergaji
bias keindahan dalam nyata
melahirkan kebusukan dalam kata

berdansa dalam sakit tanpa aku
tiada kerapuhan dalam diri
sial tiada henti membuat kelu, bisu, beku, batu.

Ya
diam.
hanya diam tanpa bermuram
tanpa kata hanya terbata
tanpa arus hanya mengelus

nista sebuah hati menguak sontak diri

Info
Date Posted: 18 Oct 2008 @ 5:15
Last Modified: 18 Oct 2008 @ 05:15
Posted By: NoY
 

Responses to this post » (One Total)

 
  1. diam, saat hati dan logika menjadi satu 'p

Post a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


 Last 50 Posts
 Back
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 256
  • Comments » 602
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife « Default
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

About



    No Child Pages.

Contact



    No Child Pages.

Photo



    No Child Pages.

Chat



    No Child Pages.

Link



    No Child Pages.