aku disetubuhi dusta berbalut kejujuran
maaf..
kau tak layak untukku..
—
suara lirih mengiris telinga
menyayat bagai sembilu yang merajang hati
betapa rindu tuk berpeluk sunyi
diambang cakrawala kutitipkan kata
—
kata itu telah mati
dan tak layak lagi kunikmati
noda berbalut sembilu berujar
tolong hantar aku agar segera fajar
sudah bosan akan kenistaan pada bintang
inginku segera tersiram cahaya mentari
—
Kawan !
Aku sendiri disini
terngiang oleh pelukan hujan
Temani aku akan sebuah kerinduan bersama keagungan rahwana
Kawan !
Kerinduanku padanya bagai memeluk angin
Terasa namun tak mungkin
Tangan mengulur namun berangan
Kawan !
Aku merintih
Pedih membuih
Kawaannn !!
Aku merinduinya
Temani aku tuk merasainya
Kawaann !!!
Tetaplah disini menemaniku
Hatiku terlunta oleh keangkuhanku
Hatiku merana oleh kedustaanku
Hatiku menangis oleh kesejukan wajahnya kawan.
—
mari nikmati saja malam ini yang sesunyi kapas
hidup bagai ampas yang terambang
bersandar pada lelah yang tiada lepas
sebentar saja kita rebahkan deru yang mengekang
—
kesunyian membuatku teringat akan kerinduan
kerinduan akan manis wujud
kerinduan akan hangat sentuhan
kerinduan akan keberanian sebuah kesombongan yang datang dari pijar bintang di malam yang berkabut oleh selimut doa para penunggu hati terkulai lemas kumengenangnya…
(Kata-kata yang sumbang: day tak mangan sek… lapaaarr…
suwon wes ngancani seru2an hahaKz…)
mengenang sunyi mengejang rindu
mengenang bunyi mengejang syahdu
reranting yang bergoyang, karena tersampaikan doa para leluhur kami
pada secarik nasib pada garis masingmasing sunyi
—
Indah papanmu kawan
Perutku terlalu malas untuk menemanimu malam ini
Ibu jariku melemas menemani
Hadirmu nyata dalam melemahkan hati akan arti kerinduan…
Terima kasih
Ruang Maya, 24 November 2011
*) Noy (bold) – Ekohm Abiyasa (Miring)
Mari kita belajar sedikit tentang pepatah air dan batu yang kemudian kita bisa modif sedikit heheKz…
Batu sekeras apapun akan hancur dengan tetesan air yang terus menerus
Nah.. itu peribahasa yang sudah sering kita dengar bukan, yang berarti dengan kesabaran dan waktu semuanya akan bisa terwujudkan atau hal sekecil apapun jika dilakukan terus menerus maka akan mengasilkan hal yang besar.
Mari kita modif sedikit pepatah tersebut.
Terdiam dan sesekali tertawa pada keadaan adalah sebuah kesempurnaan diri yang terlahir pada sebuah arti tinggi dimana nada dasarnya selalu C.
Sayatan mencabik cabik alunan merdu syair hampa kenistaan hati.
Lalu temanku berkata “diam dan amati sajalah!!”.
Sementara ?
Suatu hari ?
Maret !!!
Pengen nge share lagi tentang thunderbird setting di yahoo, maaf baru sempet posting tentang setting thunderbird di yahoo soalnya lagi terkena penyakit yang kehilangan semangat untuk mengetik di blog ini heheKz. Sebelumnya sudah ada tentang Cara Setting Thunderbird namun banyak yang bertanya bagaimana klo yahoo, nah sekarang saya posting aja tentang bagaimana cara setting thunderbird di yahoo…
yeah…
Senang rasanya bisa berkreasi memainkan kata kata lagi di blog usang ini…
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang teman lama yang sekarang ini sudah sangat sulit sekali untuk bisa duduk bersama sambil meneguk kopi hitam di selingi asap yang menyembur dari bibir kami.
Pertemuan ini mungkin adalah pertemuan yang kesekian kali kami jadwalkan namun selalu gagal di karenakan ada sesuatu hal yang jelasnya berupa pekerjaan yang sering menggagalkan untuk sekedar berbincang dan bersama menghabiskan secangkir kopi.

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Void
Life « Default
Earth
Wind
Water
Fire
Light 