Awal saya di jakarta ingin sekali untuk jadi juragan angkot karena di tempat tinggal saya dilalui angkot tapi kemudian merasa lebih enak lagi jadi juragan mikrolet karena bisa lebih banyak dalam menaikkan penumpang dan jarang banget untuk diam lama dalam suatu tempat. Hal itu saya urungkan karena melihat metromini ataupun kopaja lebih besar dan lebih sangar di jalan (mungkin mobil f1 klo kebut2an dijalanan jakarta ni bakal kalah ma metromini) serta bisa menampung penumpang lebih banyak..
Tetapi semuanya pemikiran itu terbantahkan ketika beberapa hari yang lalu saya naik taksi yang dimana saya tinggal duduk dan berkata “jatiwaringin pak” dan saya pun langsung dihantarkan ke tempat itu tanpa ganti angkot, metromini ataupun mikrolet. Yang menjadi hal mendasar keinginan saya untuk menjadi juragan taksi adalah harganya yang memang bukan untuk ukuran saya buat menaikinya selalu. jadi kalo saya jadi juragan taksi brati tidak selalu harus membayar tagihan dari argonya tersebut.
Setelah beberapa saat berfikir ternyata hal yang mengasikkan adalah menjadi juragan beras seperti keinginan saya sejak dahulu kala.. Bagaimanapun kendaraan yang tersebut diatas itu membutuhkan manusia sebagai pengemudinya yang dimana pengemudi tersebut jika di Indonesia membutuhkan makanan pokok yang bernama beras di masak menjadi sesuatu yang bernama NASI…
Pokoke hidup beras n let’s rockin roll
Sepertinya diriku ini semakin lemah saja, kelemahan yang ga seperti dulu yang dimana kuat begadang, kuat bekerja… Skarang begadang dikit langsung deh sakit hikz…
Melihat hal hal yang ijo sambil menaikkan kaki dengan santainya pun saya lakukan untuk membuat semuanya menjadi santai..
Cepet sembuh NoY kata kata dalam diri ini untuk menyemangati biar ga terkapar lagi nanti malam…
Doakan aku lekas sembuh dan kembali bergerak dengan leluasa lagi kawan…

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Void
Life « Default
Earth
Wind
Water
Fire
Light 