ya ini gara2 chat sama temen yang aneh bin ajaib.. orangnya tidak saya sebut karena mungkin berbahaya jika anda mengenalnya dan melihat di bagian atas bagian tubuhnya… ya tiada rambut disana… begini ceritanya…
Teman: dirimu ndak gabung ta?
Saya: gabung nang endi ?
Teman: coba banyangkan
Teman: suasana desa malem harii…
Saya: bwakakaka
Saya: hancok
Teman: yg di guyuur air hujaan derass
Saya: ngakak aku
Saya: hihihihihihi
Saya: lagune dangdutan
Teman: lagu dangdut
Saya: kopi
Teman: minum kopi jahee
Saya: sek gae kopi sek
Teman: ambek ndelok weduus kawiin More »
Entah mengapa di pikiran saya beberapa bulan terakhir ini ingin kembali ke JEMBER dan tinggal di desa disekitar sana. Ya terus terang Jember adalah sebuah kota yang mendewasakan saya dan mengerti tentang Teknologi Inpormasi.
Ingin mengajak keluarga kecilku bertransmigrasi ke Jember dengan seorang kepala keluarga yang mencoba meninggalkan hal hal seperti komputer, web, email, chat or gadget2 yang lain serta koding yang membuat kepala ini senud2.
Ingin ke desa membajak sawah dan memberi makan ayam tiap pagi dan sore serta menikmati sebatang rokok dan kopi panas buatan istri di pagi hari.
Mengembala kambing juga ada dalam angan2 saya ketika saya kembali ke desa nanti. Hal hal yang menarik ketika sudah tidak lagi menikmati kemacetan serta bau asap dari kendaraan yang saya rasa bisa memerdekakan kepala ini agar tidak penat.

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Void
Life « Default
Earth
Wind
Water
Fire
Light 